latest articles

PUISI SIHAB



SURAT CINTA
Berkata seperti seharusnya
Bertindak yang sudah, sudah
Berbaris seperti yang ditetapkannya
Membaca setiap saraf indranya


MASIH DALAM MIMPI
Tak ada lagi keempat mata angin
Tak ada lagi cerita indah angin
Tak ada lagi penuntun jalan angin
Tak ada lagi tak ada
Bingung.....
Kamus harian tak membenarkan
Kamus harian tak terpecahkan
Kamus kematian indah mengatakan
Kamis hanya kesadaran
Bimbang.....
Jalan kaki tinggal cereita
Tinggal semua yang ada
Bungkam....
Seram...
Huh...
Cerita ini palsu
Hanya jembatan kedua arah
Terpadu dari harapan ini
Bahagia...
Cinta...
Tiada

BERUBAH

Aku temukan dalam titik kebisuan
Rasa yang asing terjadi padaku
          Tindakan
          Ucapan
          Pikiran
Serta tujuan yang membalik tangan
Tertangkap dalam rumus
          Lagwu
          Lahak
          Rana
Terjadi disaat ini
Cerita lama terulang kembali
          Semua benar
          Semua kosong
          Semua datang
Aku sadar tertinggal laku
Tindakan lagwu,
Ucapan lahak,
Pikiran rana.
Semua benar kosong kini dating



MENGAPA?
Mengapa mengapa tak pernah menemukan jawaban karena karena telah tiada



TAKKAN BERAHIR

Sudah….
Sampaikan pesan mulia pada temanmu
Kita akan bertemu diepisode berikutnya
Jangan membawa apa-apa selain cerita
Akan…
Bukan diakhir maupun ditengah cerita
Kita satukan lembaran-lembaran mega
Sertakan cerita palsumu di ombak rantau
Sebab hidup ini bebas
      Tak terikat judul atau tema
      Serta syarat karya alam
Hidup ini indah
      Ceriakan gelagatmu
      Susunan apik mengagumkan
Kabarkan pada temanmu jua
Cerita ini takkan berahir
Jika tiada kun padanya
Sampaikanlah, suaraku
Kabarkan tentang itu
Sedangkan engkau tetaplah disana

Read more

PUISI SIHAB




MATEMATIKA CINTA
oleh C-h@b

Cinta... oh cinta....
Cintaku tak berbentuk konjungsi
Yang dilambangkan oleh “dan”
Cintaku tak berbentuk disfungsi
Yang dilambangkan oleh “atau”
Dan... cintaku tak berbentuk implikasi
Yang dilambangkan oleh “jika...... maka.....”
Begitu pula cintaku takberbentuk bimplikasi
Yang dilambangkan oleh “jika.... dan hanya jika...”
Tetapi cintaku dilambangkan oleh kuantor universal
Yang mencakup semua, seluruh, setiap, tanpa terkecuali
Yang tidak bisa dihancurkan oleh kuantor eksistensial
yang mencakup ada, beberapa, terdapat, diantara
karena cintaku tersimpan di lubuk hati yang paling dalam





KERTAS PENGADUAN
 oleh C-h@b 

Tuhan.....
Izinkanlah kertasku ini mengadu padamu
Aku tak sanggup lagi menulis dengan tinta hitamku
Menulis hari-hariku yang jauh dari-Mu
Jauh dari nama-Mu
Jatuh namaku
Aku tak sanggup
Hidupku Cuma berangan
Berjanji
Mengharap
Bosan
Aku ingin....
Hembusan angin merubah arah
Meninggalkan aku
Dengan tunduk dosa
Penyesalan
Tangisan
Jikalau masih tak Kau terima
Kuserahkan seluruh yang ku punya
Ku kembalikan semua yang kau berikan
Dalam hidupku aku tak ingin
Menulis semua ini dengan hanya berharap selain pada-Mu
Aku tau....
Engkau tidak memberikan anugerah
Hingga teka-teki-Mu kepecahkan







SEPERTI AKU
 oleh C-h@b 

Seperti hidup ditengh tandus kemarau
Aku berdiri di pijakan kaki kehampaan
Seperti air mengalir dari ketinggian
Aku mencoba tenangkan liar pikiran
Seperti matahari yang memulai cerita siang
Aku mentari yang tenggelam
Seperti menyusun bata hidup harapan
Aku begini mengucur tanpa sangkaan
Seperti pondasi dalam kokoh bangunan
Aku rapus meski izin memestikan
Seperti lembaran menusuk bacaan
Aku hilang dalam penghayatan
Seperti kata keluar dari ketiadaan
Aku bahkan menembus batasan
Seperti kalimat menyusun kerapian
Aku paragraf tanpa pokok pikiran
Seperti ini puisiku menceritakan
Aku bukanlah bait sampiran
Seperti anak tentang kebahagiaan
Aku ingat teman kemunafikan
Seperti butir niat akan kemajuan
Aku masih menaruh keraguan
Seperti kata hati ini keburukan
Aku menjalaninya bahkan berlebihan
Seperti papun hidup berencanakan
Aku temukan rencana perbedaan
Seperti bunga urung bermukaran
Seperti itulah hidupku sekarang





Cinta manusia datar
 oleh C-h@b 

Tulangku keropos sebab sentuhan lembut tanganmu
Mataku pudar hanya jelas wajahmu
Mulutku bisu selain menyebut namamu
Rapuh kakiku sebab taj melangkah padamu
Layu jiwaku hanya obat darimu
Patah sayapku selain terbang padamu
Hilang hatiku saat lenyap cintaku

Aku adalah manusia datar
Menginginkanmu menjadi bidadari surgaku
Menghiburku…
Mengubah hidup durja ini

Aku adalah manusia datar
Menciptakanmu indah dalam benakku
Menemaniku…
Hilangkan sepi hidup ini

Aku adalah manusia datar
Melukismu diantara rayuan burung kenari
Mengajariku…
Indahnya hidup dengan anugerah cintamu

Aku adalah manusia datar
Membawamu diantara celah awan mentari
Mengingatkanku
Bahwa kau telah memilih hidup ini






CINTAKU DISANA
 oleh C-h@b 

Disana aku bercerita kisah cintaku
Pada arwah-arwah bidadari surga
Pada dedaunan yang gugur melawan angin
Pada sinar mentari yang enggan menyalamiku di antara pohon kenari

Disana aku nyanyikan lagu cinta
Tentang bidadari surga
Tentang erat tangan menatap bahagia
Tentang akhir dari sebuah cerita

Diasana kau menari ria
Karena belai hangat angin surga
Karena hilang sebuah duka
Karena bidadari memilih bahagia

Disana aku menjadi gila
Gila memulai cinta
Gila telah menjalani cinta
Gila sebab cinta

Disana aku menangis duka
Pada arwah-arwah bidadari surga
Tentang akhir dari sebuah cerita
Karena bidadari memilih bahagia
Gila sebab cinta






SANGGAH
 oleh C-h@b 

Aku isu sabu bisu tisu biru, asu
Saring jaring taring kering garing boring, miring
Napi kopi tapi sapi rapi hepi, KB
Orang jarang pasang sarang barang garang, larang
Nanak otak kapak masak malak lapak, caleg
Karung sarung kurung burung tarung murung, urung
Sabu urung KB larang caleg miring, kurang

Read more